Selasa, 23 Februari 2010

Implementasi Sistem Informasi

1. Kebutuhan akan Sistem Informasi
Informasi merupakan hal yang dianggap memiliki tingkat lebih tinggi dan aktif dibandingkan dengan data. Informasi yang diperoleh melalui suatu sistem dan teknologi merupakan suatu pengetahuan yang akan digunakan untuk pengambilan suatu keputusan.
Pada suatu sistem informasi terdapat komponen-komponen seperti :
* perangkat keras (hardware): mencakup piranti-piranti fisik seperti komputer, server, dan printer;
* perangkat lunak (software) atau program: sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data;
* prosedur: sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan keluaran yang dikehendaki;
* orang: semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi;
* basisdata (database): sekumpulan tabel, hubungan, data grafis, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data;
* jaringan komputer dan komunikasi data: sistem penghubung yang memungkinkan sumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
dewimutia.blog.perbanas.ac.id
2.Prinsip pengembangan sistem Informasi
Kegiatan pengembangan sistem dapat diartikan sebagai kegiatan membangun
sistem baru untuk menggantikan atau memperbaiki atau meningkatkan fungsi
sistem yang lama / sudah ada.Di bawah ini yang harus ada dalam Prinsip pengembangan sistem informasi,antara lain:
1. Mendukung kebutuhan informasi manajemen.
2. Memerlukan investasi modal yang besar.
3. Membutuhkan staff yang terlatih/terdidik.
4. Membutuhkan perencanaan, koordinasi dan tahapan kerja.
kuliah.dinus.ac.id/ika/prc1.html
3.Tahapan pengembangan sistem informasi
Beberapa cara dapat ditempuh dalam penerapan tahapan pengembangan sistem
informasi, yaitu secara berurut (watelfall), iterasi dan spiral.
Waterfall, setiap tahapan harus diselesaikan terlebih dahulu secara
penuh sebelum meneruskan ke tahapan berikutnya, dengan tujuan menghindari
terjadinya pengulangan tahapan tersebut. Proses ini lebih cocok untuk
diterapkan dalam pengembangan "Mass Product". Iterasi/spiral, tahapan-
tahapan tersebut dilaksanakan dengan memakai teknik iteration/pengulangan
di mana suatu proses dilaksanakan secara berulang-ulang sampai mendapatkan hasil yang diinginkan. Umumnya proses ini diaplikasikan untuk pembuatan
"Tailor Made Product". gdeiwan.multiply.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar